SPILL Banten – Ada satu gambaran yang berulang dalam kisah perjuangan rakyat Banten melawan penjajahan: suara takbir, zikir, kasidah, dan seruan yang membawa nama Allah hadir di tengah gerakan p...
SPILL Banten – Jika zikir, ratib, hizib, ilmu kanuragan, dan debus menjadi bagian dari perjalanan spiritual dan budaya masyarakat Banten, ada satu unsur yang tidak kalah penting dalam sejarahnya...
SPILL Banten – Bagi sebagian masyarakat Banten, perjuangan melawan penjajahan tidak hanya berlangsung di medan pertempuran. Jauh sebelum senjata diangkat, ada kekuatan lain yang dibangun: kekuat...
SPILL Banten — Bagi sebagian masyarakat Pandeglang, nama Lawang Taji mungkin bukan sekadar nama sebuah kawasan di kaki Gunung Karang. Tempat yang dikenal dengan udara sejuk dan jalur menuju kawasan Ka...
SPILL Banten — Ada ulama yang melawan kolonialisme dengan pendidikan. Ada yang membangun pesantren. Ada yang memilih jalan diplomasi. Dan ada pula yang akhirnya turun langsung dalam gerakan perlawanan...
SPILL Banten — Di Banten, perlawanan terhadap kolonialisme tidak selalu lahir dari lingkungan militer. Sebagian justru tumbuh dari pesantren. Dari masjid. Dari majelis ilmu. Dan dari ulama yang memili...
SPILL Banten — Ada bentuk perlawanan yang tidak terdengar seperti suara senapan. Tidak ada pasukan. Tidak ada medan perang. Tidak ada benteng yang direbut. Tetapi pengaruhnya bisa bertahan jauh lebih ...
SPILL Banten — Perlawanan terhadap kolonialisme tidak selalu dimulai dengan mengangkat senjata. Di Banten, ada ulama yang memilih jalan pendidikan, organisasi, politik, dan kemudian ikut bergerilya ke...
SPILL Banten — Ada orang yang melawan kolonialisme dengan senjata. Ada yang menggunakan organisasi. Ada pula yang memilih jalan seni. Otto Djaya pernah berada di ketiganya. Lahir di Rangkasbitung, Ban...
SPILL Banten — Kalau mendengar nama pejuang kemerdekaan, yang terbayang mungkin adalah senjata, medan perang, atau gerilya. Tetapi sejarah Indonesia punya cerita yang berbeda. Ada seorang pemuda asal ...














